Rabu, 08 April 2015

VERIFIKASI METODE PENGUJIAN BAKTERI

VERIFIKASI METODE PENGUJIAN BAKTERI 
Escherichia coli ( SNI 01-2332.1-2006)
UNTUK PRODUK  BEKU HASIL PERIKANAN
 



1.PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pengujian mikrobiologi merupakan salah satu persyaratan mutu dalam penerapan sertifikasi dan sistem pengawasan mutu terhadap produk perikanan. Diperolehnya jaminan mutu hasil pengujian adalah adanya hasil pengujian yang valid, salah satu diantaranya untuk mendapatkan hasil pengujian yang valid adalah metode yang digunakan telah memenuhi standar dan telah diuji serta dievaluasi sesuai kebutuhan laboratorium.
Evaluasi metode ini  lazim disebut validasi. Validasi metode adalah konfirmasi bahwa metode yang digunakan dilaboratorium telah memenuhi persyaratan untuk tujuan penggunaannya, yaitu dengan cara menguji metode dan mengumpulkan bukti-bukti yang objektif. Suatu metode standar tidak perlu divalidasi tapi cukup diverifikasi saja. Verifikasi yaitu konfirmasi kembali melalui pengujian dan penyajian bukti bahwa persyaratan yang telah ditetapkan sudah terpenuhi.
Salah satu pengujian mikrobiologi yang dilakukan pada contoh uji di Lab. XYZ adalah pengujian E. coli. Hal ini disebabkan E. coli merupakan bakteri pathogen yang ada di dalam produk perikanan. Metode yang digunakan adalah metode standar yaitu mengacu pada SNI 01-2332.1-2006.
Sesuai dengan persyaratan SNI 17025-2008, maka Lab. XYZ  sebagai laboratorium yang telah diakreditasi, berkewajiban untuk melakukan verifikasi metode pengujian E. coli sehingga diperoleh jaminan keabsahan hasil pengujian
          1.2  Tujuan
 Tujuan dilakukan verifikasi yaitu:
1.         Untuk mengkonfirmasi kembali metode pengujian E. coli untuk produk beku hasil perikanan berdasarkan SNI 01-2332.1-2006.
2.         Untuk mengetahui kemampuan metode pengujian SNI 01-2332.1-2006 terhadap produk  beku sebagai  metode standar pengujian rutin di Lab. XYZ.
3.         Meningkatkan kinerja Lab. XYZ.

2. PELAKSANAAN VERIFIKASI
2.1  Waktu dan Lokasi Pelaksanaan
         Verifikasi metode pengujian E. coli pada produk beku mulai dilaksanakan pada tanggal ….,  di laboratorium pengujian mikrobiologi XYZ

2.2 Metode Verifikasi
         Metode yang diverifikasi adalah SNI 01-2332.1-2006 dan menggunakan  metode Sac-Singlas 2002. Method Validation of Microbiological Methods.
2.3 Personil
         Personil yang melakukan verifikasi E.coli adalah analis lab.
2.4 Sampel Uji
         Bahan yang digunakan sebagai contoh uji sarden beku (SPI/ 888) dan biakan murni E. coli slant yang telah ditumbuhkan dalam media uji BHI Broth (media tumbuh lain) dan telah dilakukan pengenceran sehingga didapatkan populasi sebesar ….. x 10t koloni/ml.
2.4 Metode Pengujian
1). Persiapan Sampel
   Persiapan sampel dilakukan untuk mengetahui jumlah  (E. coli) dari biakan murni E. coli slant untuk mendapatkan jumlah koloni bakteri untuk cemaran pada tingkat tertinggi yaitu 10t koloni/ml dan cemaran pada tingkat terendah yaitu 10r koloni/ml. Persiapan dilakukan dengan cara memasukkan biakan murni E. coli slant (3-4 koloni dengan ose steril) ke dalam media 10 ml BHI Broth, di vortex, lalu diinkubasi sekitar 4 jam dengan suhu 35 0C.
2). Pengujian Sampel
               Dari masing-masing sample yang telah disiapkan dilakukan uji E. coli sesuai dengan SNI 01-2332.1-2006 .
2.5 Skema persiapan sampel
Biakan E. coli slant terlebih dahulu diuji untuk mengetahui populasi awal bakteri
  
E. coli slant
E coli
Tabung reaksi berisi BHI broth 10 ml


Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

10-1
10-2
10-…..
10-9
dst

Dari hasil perhitungan  pada uji pendahuluan ini di dapat jumlah bakteri E. coli = ….. x 10t kol/ml dengan perhitungan tercantum pada Tabel 1.berikut ini:
Tabel 1. Hasil Perhitungan E. coli pada Uji Pendahuluan

103
104
105
106
107
108
109
 ...
Hasil (tinggi)
Petri 1
Petri 2
TBUD
TBUD
TBUD
TBUD
TBUD
TBUD
…..
……
…..
……
……
…….
……
…….

……x10t  kol/ml

Dari hasil tabung dengan jumlah koloni bakteri E. Coli, di encerkan lagi untuk mendapatkan koloni bakteri E. coli lebih rendah.

E.coli konsentrasi tertinggi (...x10t kol/ml)
E coli
Tabung reaksi berisi BHI broth 10 ml


Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

Tabung reaksi

10-8
10-7
10-…..
10-2
dst

Dari hasil perhitungan ini di dapat jumlah bakteri E. coli =…. x 10r kol/ml, dengan perhitungan tercantum pada Tabel 2. berikut ini:
Tabel 2. Hasil Perhitungan E. coli pada Pengenceran rendah

10...
105
104
103
102
10...
Hasil (rendah)
Petri 1
Petri 2
-
-
-
-
-
-
.....
.....
……..
……..
…….
……
….. x 10r kol/ml

3. VERIFIKASI METODE
3.1 Tahapan Pelaksanaan

Metode pengujian verifikasi dengan menggunakan metode pengujian SNI 01-2332.1-2006  untuk pengujian E.coli dibuat jumlah sampel sebanyak 30 gr contoh uji (sampel) steril dan 270 ml BHI Broth.
Dari 30 sample tersebut dibagi menjadi 3 perlakuan dalam 30 tabung berisi BHI Broth yaitu:
a).10 contoh uji (sampel) dispike dengan jumlah koloni bakteri tinggi (.…x10t kol/ml).
         b).  10 contoh uji (sampel) dispike dengan jumlah koloni bakteri rendah (…..x10r kol/ml)
          c). 10 contoh uji (sampel) negatif tanpa penambahan bakteri biakan murni

Catatan : Setelah semua contoh uji (sampel) sudah tersedia, maka dilakukan pengujian sesuai dengan prosedur pengujian  E. coli  SNI 01-2332.1-2006. 
3.2 Tahapan Pelaporan
Setelah melakukan verifikasi metode pengujian E.coli SNI 01-2332.1-2006, tahapan berikutnya adalah:
1.        Dilakukan pencatatan jumlah sampel positif (spike) dan berapa jumlah sampel negatif.
2.        Dicatat semua hasil yang didapat dari hasil analisa (positif dan negatif).
3.        Dihitung nilai sensitifitas, spesifitas, dan false.
4.        Dibuat kesimpulan apakah metode yang diverifikasi dapat digunakan atau tidak dapat digunakan dalam laboratorium .
3.3 Hasil Verifikasi
Setelah melakukan verifikasi terhadap metode pengujian E. coli SNI 01-2332.1-2006, didapat hasil pengujian tercantum pada Tabel 3. berikut ini:

Table  3. Hasil Pengujian Metode Uji SNI 01-2332.1-2006 pada bakteri E. coli
No
Jenis Perlakuan
Jumlah Sampel
Jumlah hasil pengujian
Positive
Negative
1.
Sampel dengan jumlah bakteri tinggi (10t kol/ml)
10
……..
……….
2.
Sampel dengan jumlah bakteri rendah (10r kol/ml)
10
……..
……….
3.
Sampel negatif tanpa penambahan bakteri biakan murni
10
……..
……….

Jumlah
30
Jml Pos.
Jml Neg.

Hasil yang dicatat adalah jumlah tabung-tabung yang positif (pada sampel yang diberi biakan murni ) dan jumlah tabung-tabung negatif (pada sampel steril tanpa biakan murni).

3.4     Perhitungan Evaluasi Hasil Verifikasi
Hasil perhitungan Evaluasi Verifikasi dapat dilihat pada Tabel 4. berikut ini:

Tabel 4. Evaluasi Hasil Verifikasi pada Metode Uji SNI 01-2332.1-2006
pada bakteri E. coli
Metode SNI E. coli
Jumlah Hasil Uji (Presumtif)
Positive
Negative
Jumlah
Hasil Uji
(Konfirmatif)
Positive (+)
 (A)
(B)
…..
Negative (-)
 (C)
 (D)
…..

…..
       …...
30


1.      Sensitifitas                         =  A/(A+B) 100%
= …. %
2.      Spesifitas                           = D/(C+D) 100%
= …..%
3.      False Positive rate             = C/(A+C) 100%
= ……. %
4.      False Negatif rate             = B/(B+D) 100%
=….. %
Jumlah contoh : A + B + C + D = n ; dimana, n= 30
Dari hasil evaluasi verifikasi metode uji SNI 01-2332.1-2006 :
1.         Nilai sensitifitas adalah …..%, sehingga metode ini dapat/tdk dapat *)  digunakan di Lab. XYZ. Sensitifitas adalah kemampuan metode dalam memberikan hasil positif terhadap sampel yang positif.
2.      Spesifitas adalah kemampuan metode dalam memberikan hasil negatif terhadap sampel yang negatif. Dari hasil uji verifikasi metode uji SNI 01-2332.1-2006 nilai spesifitas adalah ….%.
3.      False positif rate adalah …..%, sedangkan false negatif rate adalah presentase jumlah sampel yang salah identifikasi sebagai negatif. Dari hasil uji verifikasi metode uji SNI 01-2332.1-2006 nilai false negatif rate adalah ….%.  Nilai B=…., syarat keberterimaan adalah B maksimal= 5%.

4. KESIMPULAN
Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa metode uji SNI 01-2332.1-2006 dapat/ tidak dapat *) digunakan dalam pengujian di Lab. XYZ, dan dapat/ tidak dapat *) dijadikan sebagai standar pengujian rutin untuk menguji produk perikanan.


*) coret yg tdk sesuai

Salam. Semoga bermanfaat. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.